Penandatanganan MoU Studi Potensi MRT Lintas Timur–Barat Fase 2 February 4, 2026 3:00 pm DPRD DKI Jakarta menghadiri penandatanganan nota kesepahaman studi potensi kontribusi MRT Lintas Timur-Barat Fase 2 (Kembangan-Balaraja) di Balaikota, Rabu (4/2). PT. MRT Jakarta (Perseroda) bersama pengembang melaksanakan penandatangan. Hadir Wakil Ketua DPRD Rany Mauliani bersama Ketua Komisi D Yuke Yurike, Ketua Komisi B Nova Harivan Paloh dan Anggota Komisi E Chicha Koeswoyo. Penandatanganan nota kesepahaman bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengkaji pengembangan transportasi massal berbasis rel yang terintegrasi. Sekaligus mendorong peningkatan konektivitas wilayah Jakarta dengan daerah penyangga di kawasan barat. Melalui studi potensi kontribusi MRT Lintas Timur–Barat Fase 2, mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai manfaat ekonomi dan sosial. Begitu pula dampak terhadap pengurangan kemacetan dan peningkatan mobilitas masyarakat. Gubernur Pramono Anung dan Gubernur Banten Andra Soni hadir dalam kesempatan itu. (yla/df)

DPRD DKI Jakarta menghadiri penandatanganan nota kesepahaman studi potensi kontribusi MRT Lintas Timur-Barat Fase 2 (Kembangan-Balaraja) di Balaikota, Rabu (4/2). PT. MRT Jakarta (Perseroda) bersama pengembang melaksanakan penandatangan.

Hadir Wakil Ketua DPRD Rany Mauliani bersama Ketua Komisi D Yuke Yurike, Ketua Komisi B Nova Harivan Paloh dan Anggota Komisi E Chicha Koeswoyo.

Penandatanganan nota kesepahaman bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengkaji pengembangan transportasi massal berbasis rel yang terintegrasi.

Sekaligus mendorong peningkatan konektivitas wilayah Jakarta dengan daerah penyangga di kawasan barat.

Melalui studi potensi kontribusi MRT Lintas Timur–Barat Fase 2, mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai manfaat ekonomi dan sosial.

Begitu pula dampak terhadap pengurangan kemacetan dan peningkatan mobilitas masyarakat. Gubernur Pramono Anung dan Gubernur Banten Andra Soni hadir dalam kesempatan itu. (yla/df)