Kerja Bakti #Jaga Jakarta Bersih, Augustinus: Mewujudkan Gotong Royong February 8, 2026 6:05 pm Sekretariat DPRD DKI Jakarta melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta Bersih sebagai tindak lanjut Instruksi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaga Jakarta Bersih. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 8 Februari 2026, secara serentak di enam kelurahan. Masing-masing Kelurahan Tanjung Barat, Kelurahan Cipedak, Kelurahan Jagakarsa, Kelurahan Srengseng Sawah, Kelurahan Ciganjur dan Kelurahan Lenteng Agung. Kegiatan itu melibatkan lebih dari 300 personel yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP), serta Tenaga Ahli Sekretariat DPRD DKI Jakarta. Para peserta secara bersama-sama melakukan aksi bersih-bersih lingkungan di wilayah masing-masing sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan kota. Sekretaris DPRD DKI Jakarta Augustinus mengatakan, kegiatan itu merupakan wujud nyata pelaksanaan instruksi pimpinan daerah. Sekaligus komitmen Sekretariat DPRD DKI Jakarta dalam mendukung upaya menciptakan Jakarta yang lebih bersih, aman, dan tertib. “Kami dari Sekretariat DPRD menjaga kebersihan bersama-sama teman Sekretariat DPRD, PJLP, dan Tenaga Ahli total ada lebih dari 300 orang di 6 kelurahan,” kata dia di Setu Babakan, Jakarta Selatan, Minggu (8/2). Menurut Augustinus, aksi Jaga Jakarta Bersih tidak hanya berfokus pada aspek kebersihan fisik lingkungan, tetapi juga sebagai upaya membangun kesadaran kolektif serta memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat. “Kita menjaga Jakarta untuk lebih bersih, lebih aman, lebih tertib. Nah, ini semoga menjadi suatu hal yang baik untuk kita mewujudkan gotong royong karena hashtag Jakarta atau Indonesia itu kan saling bergotong royong,” kata Augustinus. Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Aga itu menilai, kegiatan tersebut sebagai langkah positif yang perlu terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Ia menekankan partisipasi aktif seluruh elemen, baik aparatur maupun masyarakat, sangat penting dalam menjaga kebersihan lingkungan. Aga berharap, melalui kegiatan Jaga Jakarta Bersih, hubungan antara aparatur pemerintah dan masyarakat dapat semakin dekat. Selain menjaga lingkungan, kegiatan itu juga menjadi sarana untuk menyapa dan berinteraksi langsung dengan warga. Sekretariat DPRD DKI Jakarta berkomitmen untuk terus mendukung program-program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang berorientasi pada peningkatan kualitas lingkungan hidup dan kenyamanan masyarakat secara berkelanjutan. Di antaranya melalui kegiatan Jaga Jakarta Bersih yang melibatkan kolaborasi lintas unsur. “Nah, ini merupakan wujud yang baik untuk kita semua. Walaupun tadi ada hujan, tetap teman-teman semangat di enam kelurahan. Semoga ini bisa jadi lebih baik lagi ke depannya untuk kita bisa menyapa warga masing-masing,” tukas dia. (yla/df)

Sekretariat DPRD DKI Jakarta melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta Bersih sebagai tindak lanjut Instruksi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaga Jakarta Bersih.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 8 Februari 2026, secara serentak di enam kelurahan.

Masing-masing Kelurahan Tanjung Barat, Kelurahan Cipedak, Kelurahan Jagakarsa, Kelurahan Srengseng Sawah, Kelurahan Ciganjur dan Kelurahan Lenteng Agung.

Kegiatan itu melibatkan lebih dari 300 personel yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP), serta Tenaga Ahli Sekretariat DPRD DKI Jakarta.

Para peserta secara bersama-sama melakukan aksi bersih-bersih lingkungan di wilayah masing-masing sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan kota.

Sekretaris DPRD DKI Jakarta Augustinus mengatakan, kegiatan itu merupakan wujud nyata pelaksanaan instruksi pimpinan daerah.

Sekaligus komitmen Sekretariat DPRD DKI Jakarta dalam mendukung upaya menciptakan Jakarta yang lebih bersih, aman, dan tertib.

“Kami dari Sekretariat DPRD menjaga kebersihan bersama-sama teman Sekretariat DPRD, PJLP, dan Tenaga Ahli total ada lebih dari 300 orang di 6 kelurahan,” kata dia di Setu Babakan, Jakarta Selatan, Minggu (8/2).

Menurut Augustinus, aksi Jaga Jakarta Bersih tidak hanya berfokus pada aspek kebersihan fisik lingkungan, tetapi juga sebagai upaya membangun kesadaran kolektif serta memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat.

“Kita menjaga Jakarta untuk lebih bersih, lebih aman, lebih tertib. Nah, ini semoga menjadi suatu hal yang baik untuk kita mewujudkan gotong royong karena hashtag Jakarta atau Indonesia itu kan saling bergotong royong,” kata Augustinus.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Aga itu menilai, kegiatan tersebut sebagai langkah positif yang perlu terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Ia menekankan partisipasi aktif seluruh elemen, baik aparatur maupun masyarakat, sangat penting dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Aga berharap, melalui kegiatan Jaga Jakarta Bersih, hubungan antara aparatur pemerintah dan masyarakat dapat semakin dekat.

Selain menjaga lingkungan, kegiatan itu juga menjadi sarana untuk menyapa dan berinteraksi langsung dengan warga.

Sekretariat DPRD DKI Jakarta berkomitmen untuk terus mendukung program-program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang berorientasi pada peningkatan kualitas lingkungan hidup dan kenyamanan masyarakat secara berkelanjutan.

Di antaranya melalui kegiatan Jaga Jakarta Bersih yang melibatkan kolaborasi lintas unsur.

“Nah, ini merupakan wujud yang baik untuk kita semua. Walaupun tadi ada hujan, tetap teman-teman semangat di enam kelurahan. Semoga ini bisa jadi lebih baik lagi ke depannya untuk kita bisa menyapa warga masing-masing,” tukas dia. (yla/df)