DPRD Buka Ruang Belajar Demokrasi bagi Pelajar February 10, 2026 4:47 pm DPRD DKI Jakarta menegaskan komitmen untuk membuka ruang edukasi politik bagi generasi muda melalui kegiatan kunjungan edukatif pelajar ke Gedung DPRD DKI Jakarta. Satu di antaranya dengan menerima kunjungan siswa SMP Muhammadiyah 32 Jakarta Barat, di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (10/2). Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz menyampaikan DPRD DKI Jakarta sangat terbuka bagi pelajar dan anak muda yang ingin mengenal lebih dekat tugas, fungsi, serta peran lembaga legislatif daerah. Ia menilai, pengenalan terhadap lembaga legislatif sejak dini penting untuk menumbuhkan pemahaman demokrasi dan kesadaran berpolitik yang sehat di kalangan generasi muda. Melalui kunjungan langsung ke gedung rakyat, para pelajar dapat melihat secara nyata bagaimana proses kerja DPRD DKI Jakarta dan kebijakan publik disusun. “Sangat terbuka, bahkan kami senang ya berdiskusi dengan anak muda, masukan-masukan dari mereka dan kesenangan mereka menjadi inspirasi bagi kami untuk membuat kebijakan-kebijakan yang tentunya sangat bermanfaat untuk masyarakat ke depan,” kata dia usai menerima kunjungan siswa. Abdul Aziz mengapresiasi antusiasme para siswa, guru, dan kepala sekolah yang hadir dalam kunjungan tersebut. Ia menyampaikan bahwa SMP Muhammadiyah 32 merupakan salah satu sekolah swasta yang menjadi pilot project program sekolah swasta gratis di Jakarta. “Kami apresiasi ya atas kunjungan dari siswa-siswa Muhammadiyah 32 di Jakarta Barat ya. Anak-anak merasa senang, mengetahui bagaimana pola kerja di DPRD,” kata Abdul Aziz usai menerima kunjungan siswa tersebut. Dalam kesempatan itu, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai tugas dan fungsi DPRD DKI Jakarta, termasuk pola kerja lembaga legislatif daerah. “Agar mereka mengetahui apa itu tugas DPRD, bagaimana menjalankannya, dan kebijakan-kebijakan apa yang mereka hasilkan yang bermanfaat untuk warga, untuk masyarakat, khususnya untuk anak-anak didik,” kata dia. Abdul Aziz juga menjelaskan kepada para siswa mengenai Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Pendidikan yang baru disahkan, yakni Perda Nomor 5 Tahun 2025. Penjelasan tersebut disambut antusias oleh para murid, guru, dan kepala sekolah. Ia berharap, kegiatan kunjungan edukatif seperti itu dapat dilakukan oleh sekolah-sekolah lain, sehingga para pelajar dapat memperluas wawasan serta merasakan langsung suasana gedung rakyat. “Ya kami berharap bahwa hal-hal seperti ini bisa juga dilakukan oleh sekolah-sekolah lain, agar mereka terbuka wawasannya dan juga merasakan langsung gedung rakyat ini, bisa melihat langsung fasilitas-fasilitasnya seperti apa, dan apa yang dilakukan, karena ini akan memperkaya pengetahuan mereka ke depan,” kata dia. (yla/df)

DPRD DKI Jakarta menegaskan komitmen untuk membuka ruang edukasi politik bagi generasi muda melalui kegiatan kunjungan edukatif pelajar ke Gedung DPRD DKI Jakarta.

Satu di antaranya dengan menerima kunjungan siswa SMP Muhammadiyah 32 Jakarta Barat, di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (10/2).

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz menyampaikan DPRD DKI Jakarta sangat terbuka bagi pelajar dan anak muda yang ingin mengenal lebih dekat tugas, fungsi, serta peran lembaga legislatif daerah.

Ia menilai, pengenalan terhadap lembaga legislatif sejak dini penting untuk menumbuhkan pemahaman demokrasi dan kesadaran berpolitik yang sehat di kalangan generasi muda.

Melalui kunjungan langsung ke gedung rakyat, para pelajar dapat melihat secara nyata bagaimana proses kerja DPRD DKI Jakarta dan kebijakan publik disusun.

“Sangat terbuka, bahkan kami senang ya berdiskusi dengan anak muda, masukan-masukan dari mereka dan kesenangan mereka menjadi inspirasi bagi kami untuk membuat kebijakan-kebijakan yang tentunya sangat bermanfaat untuk masyarakat ke depan,” kata dia usai menerima kunjungan siswa.

Abdul Aziz mengapresiasi antusiasme para siswa, guru, dan kepala sekolah yang hadir dalam kunjungan tersebut.

Ia menyampaikan bahwa SMP Muhammadiyah 32 merupakan salah satu sekolah swasta yang menjadi pilot project program sekolah swasta gratis di Jakarta.

“Kami apresiasi ya atas kunjungan dari siswa-siswa Muhammadiyah 32 di Jakarta Barat ya. Anak-anak merasa senang, mengetahui bagaimana pola kerja di DPRD,” kata Abdul Aziz usai menerima kunjungan siswa tersebut.

Dalam kesempatan itu, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai tugas dan fungsi DPRD DKI Jakarta, termasuk pola kerja lembaga legislatif daerah.

“Agar mereka mengetahui apa itu tugas DPRD, bagaimana menjalankannya, dan kebijakan-kebijakan apa yang mereka hasilkan yang bermanfaat untuk warga, untuk masyarakat, khususnya untuk anak-anak didik,” kata dia.

Abdul Aziz juga menjelaskan kepada para siswa mengenai Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Pendidikan yang baru disahkan, yakni Perda Nomor 5 Tahun 2025. Penjelasan tersebut disambut antusias oleh para murid, guru, dan kepala sekolah.

Ia berharap, kegiatan kunjungan edukatif seperti itu dapat dilakukan oleh sekolah-sekolah lain, sehingga para pelajar dapat memperluas wawasan serta merasakan langsung suasana gedung rakyat.

“Ya kami berharap bahwa hal-hal seperti ini bisa juga dilakukan oleh sekolah-sekolah lain, agar mereka terbuka wawasannya dan juga merasakan langsung gedung rakyat ini, bisa melihat langsung fasilitas-fasilitasnya seperti apa, dan apa yang dilakukan, karena ini akan memperkaya pengetahuan mereka ke depan,” kata dia. (yla/df)