Lahan Makam Serang Jakbar Butuh Perluasan February 11, 2026 3:02 pm Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin meninjau Tanah Wakaf Makam Serang di Jalan Meruya Utara RT 006/001 Nomor 03, Kelurahan Meruya Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (11/2/). Peninjauan itu menindaklanjuti aspirasi warga terkait keterbatasan lahan pemakaman. Dalam kunjungan tersebut, Khoirudin didampingi Sekretaris Kota Jakarta Barat Firmanudin Ibrahim, Kepala Bidang Pemakaman Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Siti Hasni, serta camat dan lurah setempat. Ia menyampaikan, tiga lokasi makam di kawasan Meruya telah penuh dan tidak lagi dapat menampung jenazah. “Ini aspirasi 10 RW di Meruya. Tiga titik makam sudah penuh dan tidak memungkinkan lagi menampung jenazah,” ujar Khoirudin. Khoirudin menegaskan, pemerintah harus segera merespons kebutuhan dasar masyarakat. Khususnya penyediaan lahan pemakaman. “Yang diminta warga adalah perluasan makam. Saya akan siapkan anggarannya agar segera diproses,” jelas Khoirudin. Sementara itu, Kepala Bidang Pemakaman Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Siti Hasni membenarkan kondisi keterbatasan lahan makam. “Kenyataannya lahan makam saat itu terbatas. Jika perluasan dapat dipenuhi, paling tidak bisa melayani warga sekitar,” terang Siti Hasni. Khoirudin berharap, koordinasi antarperangkat daerah dapat mempercepat proses administrasi dan penganggaran. Sehingga perluasan makam segera terealisasi. Pelayanan pemakaman merupakan kebutuhan dasar masyarakat. “Kita tidak bisa membiarkan warga kesulitan mendapatkan tempat pemakaman. Pemerintah harus hadir dan memastikan kebutuhan itu terpenuhi,” tukas Khoirudin. (all/df)

Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin meninjau Tanah Wakaf Makam Serang di Jalan Meruya Utara RT 006/001 Nomor 03, Kelurahan Meruya Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (11/2/). Peninjauan itu menindaklanjuti aspirasi warga terkait keterbatasan lahan pemakaman.

Dalam kunjungan tersebut, Khoirudin didampingi Sekretaris Kota Jakarta Barat Firmanudin Ibrahim, Kepala Bidang Pemakaman Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Siti Hasni, serta camat dan lurah setempat.

Ia menyampaikan, tiga lokasi makam di kawasan Meruya telah penuh dan tidak lagi dapat menampung jenazah.

“Ini aspirasi 10 RW di Meruya. Tiga titik makam sudah penuh dan tidak memungkinkan lagi menampung jenazah,” ujar Khoirudin.

Khoirudin menegaskan, pemerintah harus segera merespons kebutuhan dasar masyarakat. Khususnya penyediaan lahan pemakaman.

“Yang diminta warga adalah perluasan makam. Saya akan siapkan anggarannya agar segera diproses,” jelas Khoirudin.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemakaman Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Siti Hasni membenarkan kondisi keterbatasan lahan makam.

“Kenyataannya lahan makam saat itu terbatas. Jika perluasan dapat dipenuhi, paling tidak bisa melayani warga sekitar,” terang Siti Hasni.

Khoirudin berharap, koordinasi antarperangkat daerah dapat mempercepat proses administrasi dan penganggaran. Sehingga perluasan makam segera terealisasi. Pelayanan pemakaman merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

“Kita tidak bisa membiarkan warga kesulitan mendapatkan tempat pemakaman. Pemerintah harus hadir dan memastikan kebutuhan itu terpenuhi,” tukas Khoirudin. (all/df)