Kunjungan Mahasiswa, Oman: Berharap Jadi Pejuang-Pejuang Membela Rakyat
Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Oman Rohman Rakinda menegaskan, suara mahasiswa dalam proses demokrasi sangat penting.
Demikian ungkap dia saat menerima peserta Sekolah Legislatif Nasional Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (13/2).
Dalam kegiatan itu, turut hadir Kepala Bagian Produk Hukum dan Persidangan Sekretariat DPRD DKI Jakarta Nur Achmad, serta Kepala Subbagian Aspirasi dan Pengolahan Data Priyambodo beserta jajaran.
Menurut Oman, mahasiswa memiliki perspektif yang jujur dan objektif dalam melihat berbagai persoalan masyarakat.
Pemikiran mahasiswa, nilai dia, umumnya masih murni. Bebas dari kepentingan pribadi. “Penting sekali ya teman-teman mahasiswa didengar karena biasanya genuine, asli, apa adanya dan basic. Sangat basic melihat sesuatu objektif,” kata Oman.
Ia berharap, para peserta Sekolah Legislatif Nasional dapat menjadi pejuang-pejuang yang membela dan membantu rakyat di masa mendatang.
Keterlibatan mahasiswa dalam forum-forum legislatif, lanjut Oman, merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran demokrasi dan kepemimpinan.
“Kepada semua adik-adik yang hadir saya berharap bisa menjadi pejuang-pejuang membela rakyat, membantu rakyat,” kata Oman.
Oman juga menilai, program tersebut sebagai langkah positif memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa. Baik untuk kiprah di dunia kemahasiswaan maupun dalam perjalanan di masa mendatang.
“Ini sekolah legislatif mahasiswa bagus sekali,” kata dia.
Dalam kesempatan tersebut, Oman turut memaparkan fungsi dan kewenangan DPRD sebagai lembaga legislatif daerah.
Ia menjelaskan, DPRD memiliki tiga fungsi utama. Yakni, pembentukan peraturan daerah, penyusunan dan penetapan anggaran, serta fungsi pengawasan terhadap kinerja eksekutif.
Melalui kegiatan tersebut, berharap mahasiswa semakin paham peran strategis DPRD dalam sistem pemerintahan daerah. Sekaligus termotivasi untuk aktif mengawal kebijakan publik yang berpihak kepada masyarakat. (yla/df)


