Festival Imlek 2026, Kevin Wu: Patut Diapresiasi February 18, 2026 6:35 pm Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Kevin Wu mengapresiasi rangkaian Festival Tahun Baru Imlek 2026 oleh pemerintah provinsi. Ia menilai, perayaan tersebut menjadi ajang budaya yang mempererat persatuan warga. Bukan hanya merayakan Budaya Tionghoa, tetapi juga menyatukan masyarakat. “Festival Imlek tahun ini patut diapresiasi,” ujar Kevin, beberapa waktu lalu. Menurut dia, perayaan Tahun Kuda Api menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan keharmonisan di tengah keberagaman Jakarta. Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Kevin Wu Ia berharap, semangat tahun baru membawa kebahagiaan dan kesejahteraan bagi seluruh warga. “Semoga Jakarta tetap harmonis dan semua merasakan kesejahteraan,” kata dia. Kevin menilai, Festival Imlek 2026 juga memperkuat identitas Jakarta sebagai kota global yang kaya budaya. Selain melestarikan tradisi, kegiatan tersebut berdampak positif pada perekonomian. Terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). “Selain menjaga tradisi, festival ini menggerakkan ekonomi warga,” jelas dia. Ia juga mendorong promosi kegiatan Imlek lebih masif melalui penguatan branding, pemanfaatan media sosial, serta kolaborasi dengan influencer kuliner dan budaya. Menarik minat generasi muda. Kevin juga mengusulkan agar Festival Imlek masuk kalender resmi pariwisata Jakarta melalui kolaborasi lintas dinas “Kalau dikelola serius, ini bisa jadi destinasi budaya nasional,” tegas dia. Kevin menekankan, penting menjaga persatuan dalam keberagaman. Berharap Imlek 2026 menjadi awal kemajuan bersama bagi Jakarta. “Keberagaman adalah kekuatan kita. Jakarta maju karena semua saling mendukung,” tukas dia. (red)

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Kevin Wu mengapresiasi rangkaian Festival Tahun Baru Imlek 2026 oleh pemerintah provinsi.

Ia menilai, perayaan tersebut menjadi ajang budaya yang mempererat persatuan warga. Bukan hanya merayakan Budaya Tionghoa, tetapi juga menyatukan masyarakat.

“Festival Imlek tahun ini patut diapresiasi,” ujar Kevin, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, perayaan Tahun Kuda Api menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan keharmonisan di tengah keberagaman Jakarta.

Ia berharap, semangat tahun baru membawa kebahagiaan dan kesejahteraan bagi seluruh warga.

“Semoga Jakarta tetap harmonis dan semua merasakan kesejahteraan,” kata dia.

Kevin menilai, Festival Imlek 2026 juga memperkuat identitas Jakarta sebagai kota global yang kaya budaya.

Selain melestarikan tradisi, kegiatan tersebut berdampak positif pada perekonomian. Terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Selain menjaga tradisi, festival ini menggerakkan ekonomi warga,” jelas dia.

Ia juga mendorong promosi kegiatan Imlek lebih masif melalui penguatan branding, pemanfaatan media sosial, serta kolaborasi dengan influencer kuliner dan budaya. Menarik minat generasi muda.

Kevin juga mengusulkan agar Festival Imlek masuk kalender resmi pariwisata Jakarta melalui kolaborasi lintas dinas “Kalau dikelola serius, ini bisa jadi destinasi budaya nasional,” tegas dia.

Kevin menekankan, penting menjaga persatuan dalam keberagaman. Berharap Imlek 2026 menjadi awal kemajuan bersama bagi Jakarta.

“Keberagaman adalah kekuatan kita. Jakarta maju karena semua saling mendukung,” tukas dia. (red)