Komisi B Terima Komisi II NTB, Bahas Potensi Kerja Sama
Komisi B DPRD DKI Jakarta menerima audiensi Komisi II DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (12/5).
Audiensi tersebut dipimpin Ketua Komisi II DPRD NTB Lalu Pelita Putra dan diterima Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh.
Pertemuan itu membahas potensi kerja sama antardaerah. Terutama pada sektor pangan dan pariwisata.
Nova mengatakan, kedua daerah memiliki ruang kolaborasi yang dapat dikembangkan melalui pertukaran gagasan dan penjajakan program.
“Kita mendapatkan kunjungan dari DPRD NTB, khususnya Komisi II yang bidangnya hampir sama dengan Komisi B. Banyak tadi kita saling bertukar pikiran mengenai penjajakan ke depan,” ujar Nova.
Nova menilai, NTB memiliki potensi peternakan sapi yang cukup besar. Potensi tersebut membuka peluang kerja sama dengan BUMD pangan. Khususnya, Perumda Dharma Jaya.
“Kalau di NTB itu ada sapi yang cukup bagus. Hampir tiap kurban misalnya mereka ke sini. Kalau dengan Perumda Dharma Jaya, silakan saja berkolaborasi ke depannya,” terang Nova.
Selain sektor pangan, kedua komisi juga membahas pengembangan pariwisata. Jakarta dapat belajar dari NTB, memperkuat daya tarik destinasi wisata.
Menurut dia, pengelolaan pariwisata di NTB sudah berjalan cukup baik. Mulai dari layanan pemandu wisata, penginapan, hotel, hingga pengelolaan destinasi unggulan. Seperti Gili Trawangan.
“Belum lama ini, kami kunjungan kerja ke NTB terkait pariwisata. Saya kira NTB sudah cukup baik, termasuk pemandu wisata, penginapan, hotel, maupun pengelolaan di Gili Trawangan,” ungkap Nova.
Jakarta tidak hanya memiliki potensi sebagai kota jasa. Perlu optimalisasi titik-titik wisata agar punya daya tarik lebih kuat bagi masyarakat dan wisatawan.
“Jakarta bukan hanya service city, tetapi juga punya spot wisata yang bisa dikembangkan daya tariknya,” tambah Nova.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD NTB Lalu Pelita Putra berharap, audiensi tersebut memberi manfaat bagi kedua daerah.
Menurut dia, sejumlah masukan dalam pertemuan itu dapat menjadi bahan tindak lanjut di NTB.
“Ada hal-hal yang kami dapatkan tadi dan dapat kami terapkan. Ada juga harapan dari teman-teman Komisi II yang mungkin dapat kami tindaklanjuti,” pungkas Lalu.
Harapannya, pertukaran pengalaman itu membuka ruang kerja sama konkret. Terutama dalam penguatan rantai pasok pangan dan pengembangan sektor pariwisata antardaerah. (all/df)


