Komisi A Usul BNNP Gabung Forkopimda Plus

Komisi A DPRD DKI Jakarta mendorong penguatan koordinasi penanganan penyalahgunaan Narkoba melalui keterlibatan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Plus.

Ketua Komisi A Inggard Joshua menilai, langkah itu sebagai upaya dukungan pencegahan dan penindakan Narkoba hingga ke tingkat wilayah.

“Sehingga cara operasionalnya dan langkah-langkah kerjanya bisa di-backup oleh kesatuan yang ada sampai di tingkat kelurahan,” ujar Inggard, Rabu (1/7).

Menurut dia, persoalan Narkoba harus menjadi pembahasan bersama dalam forum koordinasi lintas instansi. Dengan demikian, penanganan dapat terlaksana secara terpadu.

Selain penguatan koordinasi, Inggard juga mendorong evaluasi terhadap regulasi nasional mengenai penyalahgunaan Narkoba agar memberikan efek jera bagi para pelaku.

“Kita mendorong pemerintah pusat untuk melakukan perbaikan menyangkut undang-undang terkait penggunaan ataupun penyalahgunaan narkoba,” ucap Inggard.

Implementasi penanganan Narkoba, menurut dia, perlu diperkuat. Termasuk terhadap wilayah yang selama ini dikenal sebagai kawasan rawan peredaran Narkoba.

“Sampai ada yang menamakan kampung Narkoba. Aparatur harus menggerakkan satu kali 24 jam untuk meringkus atau menghalau atau preventif di daerah tersebut,” kata Inggard.

Dalam kesempatan yang sama, Inggard juga menanggapi permohonan pembangunan Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN) di Kota Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.

Menurut dia, usulan tersebut perlu mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah serta mengoptimalkan fasilitas pemerintah yang telah tersedia.

Sebab, penggunaan anggaran harus dilakukan secara efektif.  Mempertimbangkan berbagai kebutuhan pembangunan dan pelayanan masyarakat di Jakarta.

“Kalau itu bisa dikombain dengan dinas terkait, atau kantor yang cukup besar, bisa menjadi (tempat) perwakilan di sana, sehingga koordinasinya juga lebih mudah. Misalnya di kantor walikota, atau balaikota. Itu masih ada ruang-ruang yang bisa kita buka,” pungkas Inggard. (gie/df)