Bereskan Kabel Semrawut, Fu’adi: Keluhan Masyarakat Sangat Tinggi

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta M. Fu’adi Luthfi mendesak Dinas Bina Marga DKI Jakarta segera menjadikan penataan kabel utilitas semrawut sebagai prioritas.

Menurut dia, pembenahan infrastruktur tidak boleh hanya berfokus pada mempercantik wajah kota. Namun, harus menjamin keselamatan warga.

Desakan itu disampaikan Fu’adi dalam rapat pembahasan Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Gedung DPRD DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ia menilai, persoalan kabel menjuntai sudah berada pada tahap mengkhawatirkan. Terlebih, setelah insiden seorang siswi SMAN 6 Jakarta meninggal dunia akibat terjerat kabel.

“Masalah kabel utilitas harus menjadi prioritas. Keluhan masyarakat sangat tinggi,” ujar Fu’adi.

Ketua Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta itu mengingatkan, keberhasilan menata trotoar, jalan, dan ruang publik tidak akan berarti jika mengabaikan persoalan utilitas yang membahayakan warga.

“Jangan hanya membenahi permukaan. Infrastruktur di bawahnya juga harus dibereskan,” tandas dia.

Meski demikian, Fu’adi mengapresiasi berbagai program penataan kawasan yang telah dilakukan Dinas Bina Marga di bawah kepemimpinan Heru Suwondo.

Sejumlah kawasan, termasuk Jalan HR Rasuna Said, kini tampil lebih tertata dan nyaman sebagai ruang publik.

Akan tetapi, tegas dia, pembenahan estetika kota harus berjalan seiring dengan penataan jaringan utilitas. Terutama di kawasan permukiman padat yang masih dipenuhi kabel udara semrawut.

“Utilitas masih sangat kacau. Ini harus segera dituntaskan,” ucap dia.

Fu’adi berharap, Dinas Bina Marga mempercepat penataan kabel utilitas di seluruh wilayah Jakarta agar risiko kecelakaan akibat kabel menjuntai tidak kembali memakan korban. (red)