Komisi B Evaluasi Kinerja PAM Jaya April 21, 2026 2:51 pm Komisi B menggelar rapat evaluasi bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (21/4). Rapat tersebut terkait kinerja PAM Jaya dalam pembangunan jaringan perpipan air minum yang berkualitas untuk masyarakat, Ketua Komisi B Nova Harivan Paloh memimpin rapat didampingi Sekretaris Komisi Hengky Wijaya. Nova menyoroti tingkat kebocoran air atau Non-Revenue Water (NRW) PAM Jaya di Jakarta mencapai 46,6 persen. Kebocoran itu mengakibatkan potensi kerugian pendapatan mencapai sekitar Rp2,5 triliun per tahun. “Berbicara NRW yang artinya masih 46 persen. Nanti saya minta penjelasannya ya,” ujar Nova. Hadir dalam rapat itu, Anggota Komisi B Jupiter, Muhammad Taufik Zoelkifli, Muhammad Al Fatih, dan Nurhasan. Sedangkan pihak eksekutif yang hadir yakni, Sekretaris BP BUMD DKI Jakarta Fitria Haradiani dan Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasruddin. Kegiatan tersebut mengacu pada Surat Nomor 393/HM.03.02 yang ditandatangani Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin. (apn/df)

Komisi B menggelar rapat evaluasi bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (21/4).

Rapat tersebut terkait kinerja PAM Jaya dalam pembangunan jaringan perpipan air minum yang berkualitas untuk masyarakat,

Ketua Komisi B Nova Harivan Paloh memimpin rapat didampingi Sekretaris Komisi Hengky Wijaya.

Nova menyoroti tingkat kebocoran air atau Non-Revenue Water (NRW) PAM Jaya di Jakarta mencapai 46,6 persen.

Kebocoran itu mengakibatkan potensi kerugian pendapatan mencapai sekitar Rp2,5 triliun per tahun.

“Berbicara NRW yang artinya masih 46 persen. Nanti saya minta penjelasannya ya,” ujar Nova.

Hadir dalam rapat itu, Anggota Komisi B Jupiter, Muhammad Taufik Zoelkifli, Muhammad Al Fatih, dan Nurhasan.

Sedangkan pihak eksekutif yang hadir yakni, Sekretaris BP BUMD DKI Jakarta Fitria Haradiani dan Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasruddin.

Kegiatan tersebut mengacu pada Surat Nomor 393/HM.03.02 yang ditandatangani Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin.