Embung Pemuda dan Jagakarsa, Pengendalian Banjir sekaligus Sarana Rekreasi
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan dua embung di wilayah Jakarta Selatan. Keberadaan embung itu memperkuat pengendalian banjir. Sekaligus menyediakan ruang publik bagi masyarakat.
Peresmian Embung Jagakarsa dan Embung Pemuda dilakukan di Kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (19/5).
Hadir Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino bersama Anggota Komisi D Nabilah Aboe Bakar Alhabsyi, Yusuf, Ali Muhammad Johan, serta Anggota Komisi E Chicha Koeswoyo.
Wibi mengapresiasi atas pembangunan dua embung itu., Keberadaan embung menjadi kabar baik bagi masyarakat Jagakarsa maupun warga Jakarta Selatan secara umum.
Pembangunan embung, lanjut dia, merupakan salah satu langkah nyata Pemprov DKI dalam mengurangi potensi banjir di kawasan Jakarta Selatan.
“Karena itu bisa mengurangi debit daripada banjir yang ada di Jakarta Selatan,” kata Wibi.
Pembangunan embung, kata dia, memperhatikan aspek kenyamanan dan kebutuhan ruang interaksi masyarakat. Terlihat dari sejumlah fasilitas penunjang di kawasan embung.
Fasilitas olahraga hingga area decking memancing bermanfaat bagi warga sekitar sebagai tempat rekreasi. Konsep pembangunan seperti itu sebagai ruang publik yang hidup dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan, Embung Pemuda Srengseng Sawah dan Embung Pesanggrahan memiliki fungsi strategis mendukung sistem pengendalian banjir di Jakarta Selatan.
Kedua embung tersebut dibangun dengan kapasitas tampung yang cukup besar dan didukung daerah tangkapan air atau catchment area yang luas.
Embung Pemuda memiliki luas area tangkapan air sebesar 374,73 hektare, sedangkan Embung Jagakarsa dengan luas catchment area 561 hektare.
Pram mengatakan, keberadaan embung menjadi bagian penting dalam strategi pengelolaan air di Jakarta. Selain menampung limpasan air hujan sementara, embung mampu mengurangi beban saluran air. Meminimalisasi potensi genangan di kawasan permukiman warga.
“Kita juga meresmikan dua embung yaitu embung Pemuda Srengseng Sawah dan embung Pesanggrahan yang catchment area-nya yang satu 500 lebih hektare yang satu 300 lebih hektare bisa mempunyai daya tampung kurang lebih 10 sampai dengan 10 persen air hujan ketika terjadi hujan,” kata Pram. (yla/df)


