Perkuat Fondasi menuju Kota Global
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta menjadi momentum penting memperkuat fondasi pembangunan menuju kota global yang modern, maju, dan berkelanjutan.
Harapan itu disampaikan Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin di usia Jakarta yang satu langkah lagi menginjak lima abad.
“Hari ini kita melaksanakan HUT Kota Jakarta, menyongsong Jakarta menuju kota global,” ujar Suhud, Senin (22/6).
Menurut dia, Jakarta harus memiliki kesiapan menyeluruh, mulai dari infrastruktur, sumber daya manusia, hingga perangkat pendukung lainnya.
Karena itu, seluruh elemen masyarakat harus memanfaatkan momentum HUT ke-499 untuk memperkuat berbagai aspek pembangunan.
“Diharapkan nanti ketika di usia 500 tahun, Jakarta siap untuk take off, siap untuk terbang menjadi kota global,” kata Suhud.
Jakarta saat ini tengah menyiapkan fondasi kokoh untuk menjadi kota modern yang menjunjung tinggi prinsip keberlanjutan lingkungan.
Suhud berharap, capaian yang telah diraih dapat terus diperkuat melalui peningkatan kinerja pemerintah dan dukungan masyarakat.
“Jakarta sedang mempersiapkan fondasi yang kokoh untuk menjadi kota modern, kota yang maju, dan kota yang berperadaban tinggi,” ungkap Suhud.
Selain itu, prestasi Jakarta di bidang olahraga terus meningkat. Trrmasuk target menjadi juara pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Kalau pembinaannya semakin baik, maka Insyaallah kita bisa meraih juara pekan olahraga,” ucap Suhud.
Di kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Rano Karno menyampaikan, satu tahun lagi Jakarta akan memasuki usia lima abad. Sebuah tonggak sejarah yang harus dimaknai sebagai langkah menyiapkan masa depan kota yang lebih baik.
“Momentum menuju lima Abad Jakarta harus menjadi titik tolak bagi kita semua untuk menyiapkan masa depan kota dengan lebih sungguh-sungguh,” kata Rano.
Ia menegaskan, visi Jakarta sebagai kota global dan berbudaya yaitu, kota yang mampu bersaing di tingkat dunia tanpa meninggalkan akar sejarah dan identitas budayanya.
Harapannya, Jakarta menjadi kota yang inklusif dan berkeadilan. Memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh warga.
Menurut Rano, kemajuan Jakarta tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas hidup masyarakat, rasa aman, serta hadirnya harapan bagi seluruh warga.
“Jakarta yang terbuka bagi dunia, tetapi tetap setia pada budayanya. Jakarta yang kuat secara ekonomi, tetapi tetap hangat dalam kemanusiaannya. Jakarta yang maju dalam teknologi, tetapi tidak kehilangan gotong royong sebagai jiwanya,” tutur Rano.
Sementara itu, Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri RI Akmal Malik menekankan, pembangunan Jakarta harus berjalan seiring dengan penguatan aspek sosial, politik, ekonomi, dan budaya.
“Keberhasilan pembangunan harus berjalan beriringan dengan berbagai aspek sosial, politik, ekonomi, dan budaya,” kata Akmal.
Ia berharap, Jakarta tidak hanya menjadi kota yang maju secara ekonomi, tetapi juga harmonis, tangguh, serta mampu memberikan kualitas hidup yang semakin baik bagi seluruh warganya. (gie/df)
Produk DPRD
Berita Terbaru


