Kunjungan Delegasi California, Kolaborasi Sektor Pendidikan hingga Energi Bersih

DPRD DKI Jakarta menerima kunjungan Delegasi Anggota Majelis Legislatif dan Delegasi Bisnis California, Amerika Serikat, Rabu (15/7).

Pertemuan itu menjajaki peluang kolaborasi di berbagai sektor strategis. Mulai dari pendidikan, kesehatan, transportasi, hingga pengembangan energi bersih.

Wakil Ketua Komisi E Agustina Hermanto dan Anggota Komisi E Farah Savira menerima kunjungan delegasi tersebut. Pertemuan itu menjadi langkah awal positif membangun hubungan bilateral antara Jakarta dengan California.

“Kami berdiskusi mengenai peluang kolaborasi di bidang pendidikan, kesehatan, teknologi AI, pertanian, dan banyak hal lainnya yang bisa dikerjasamakan,” ujar Tina Toon sapaan akrab Agustina, Rabu (15/7).

Ia berharap pertemuan tersebut bisa berkesinambungan untuk kemajuan Jakarta. “Ke depan, kami ingin segera merealisasikan berbagai poin kolaborasi tersebut,” tutur Agustina.

Sementara itu, Assemblymember, Vice-Chair of the Asian American Pacific Islander (AAPI) Legislative Caucus, Co-Chair of the Select Committee on Child Care Cost Stephanie Tran Ngoc Nguyen mengapresiasi pertemuan dengan DPRD DKI Jakarta.

Kunjungan itu diikuti oleh enam legislator dari California Utara, Tengah, hingga Selatan. Tujuannya, mempelajari potensi kolaborasi di Jakarta.

Khususnya, sektor transportasi ramah lingkungan, sistem pendidikan, energi terbarukan, hingga pertanian. “Kami sedang mencari cara agar dapat membangun kemitraan kolaborasi,” kata Stephanie.

Secara khusus, Stephanie menyoroti perkembangan infrastruktur energi bersih di Jakarta. Apalagi setelah mengunjungi Hydrogen Refueling Station (HRS) Senayan, Jakarta Pusat. yang dikelola PT PLN Indonesia Power.

“Kami memiliki keselarasan dimana kami sedang berupaya untuk beralih ke energi hijau, energi bersih, dan melihat Jakarta telah mencapai posisi tersebut,” tambah Stephanie.

Dengan begitu, harap dia, kesamaan visi dalam pengembangan energi ramah lingkungan dapat mempererat hubungan antara Jakarta dengan California. Termasuk membuka peluang Program Pertukaran Pelajar Internasional ke California.

“Kami dapat menyambut siswa internasional ke California,” pungkas Stephanie. (apn/df)