Komisi B Dalami Kinerja PT Delta Djakarta
Komisi B DPRD DKI Jakarta menggelar rapat kerja bersama PT Delta Jakarta Tbk di Ruang Rapat Komisi B DPRD DKI Djakarta, Selasa (27/1).
Rapat tersebut membahas kinerja perusahaan, khususnya tata kelola, laporan keuangan, serta kontribusi terhadap pendapatan daerah.
Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh menyampaikan selama itu DPRD belum pernah memperoleh pemaparan kinerja PT Delta Djakarta secara langsung.
Baik dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni maupun APBD Perubahan.
“Rapat kerja ini menjadi yang pertama bagi PT Delta Djakarta bersama Komisi B. Selama pembahasan APBD murni dan APBD Perubahan, kami belum pernah menerima pemaparan bersama terkait Rencana Kerja dan Anggaran serta kinerja perusahaan,” ujar Nova.
Nova menegaskan rapat kerja tersebut menjadi penting agar DPRD memperoleh gambaran utuh mengenai kondisi perusahaan, termasuk kinerja keuangan dan kontribusinya kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Pembahasan dilakukan untuk melihat laporan kinerja yang telah dijalankan, termasuk dividen yang telah disetorkan kepada Pemprov DKI Jakarta,” tambah dia.
Nova menambahkan Pemprov DKI Jakarta sebagai pemegang saham sejak 1964 memiliki kepentingan memastikan kinerja perusahaan terus meningkat, terutama dalam optimalisasi kontribusi terhadap pendapatan daerah.
“Dengan kepemilikan saham sekitar 26 persen, hal itu menjadi bahan evaluasi bagaimana peningkatan dividen ke depan dapat terus didorong,” tutur Nova.
Sementara itu, Sales Director PT Delta Djakarta Ronny Titiheruw menyampaikan penurunan dividen yang diterima Pemprov DKI Jakarta berkaitan dengan kinerja penjualan pada tahun sebelumnya yang tertekan oleh sejumlah faktor ekonomi.
“Dividen sebesar Rp36 miliar diberikan berdasarkan kinerja penjualan tahun 2024 yang tertekan akibat kenaikan harga bahan bakar minyak, inflasi, serta penyesuaian cukai,” papar Ronny.
Menanggapi rapat tersebut, Kepala BP BUMD DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat menilai kehadiran PT Delta Djakarta dalam rapat Komisi B menjadi langkah awal yang positif untuk memperkuat koordinasi dan pengawasan.
“Kehadiran ini menjadi awal yang baik agar ke depan PT Delta dapat hadir secara rutin dalam rapat DPRD, sehingga evaluasi kinerja dan penguatan kontribusi perusahaan dapat berjalan lebih optimal,” terang Syaefuloh. (all/df)


