Penguatan Budaya Sekolah Aman, Rany: Minimalisir Hal yang Tidak Diinginkan
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rany Mauliani menjadi narasumber dalam Seminar dan Diskusi Interaktif bertema ‘Penguatan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman serta Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel Menuju Jakarta Barat JUARA’.
Hadir Walikota Jakarta Barat Iin Mutmainah, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana, Sekretaris Kota Jakarta Barat Firmanudin, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Barat Agus Ramdani, Anggota Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR RI Anna Mariana, dan Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DPPAPP) Dody Taruna Dwiputra.
Rany mengatakan, membangun komunikasi dan interaksi yang lebih terbuka di lingkungan sekolah santa penting.
Khususnya di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Mencegah terjadi berbagai hal yang tidak diinginkan.
“SMP dan SMA harusnya bisa lebih terbuka dalam berinteraksi untuk meminimalisir hal-hal yang tidak kita inginkan seperti bullying (perundungan),” ujar Rany di Kantor Walikota Jakarta Barat, Kamis (29/1).
Menurut dia, sekolah harus menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik. Lingkungan sekolah memiliki peran besar membentuk karakter serta rasa aman bagi siswa.
“Acara ini harus kita support. Sekolah harus aman dan nyaman karena sekolah adalah rumah kedua,” tegas Rany.
Selain membahas budaya sekolah yang aman, Rany turut menyoroti tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan sebagai fondasi mewujudkan kualitas pendidikan yang lebih baik.
Melalui seminar dan diskusi interaktif ini, harap dia, tercipta sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat.
Terutama mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta berintegritas demi tercapainya Jakarta Barat JUARA. (gie/df)


