BUMD Didorong Jadi Sumber Utama PAD 2027
Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin mendorong Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menjadi sumber utama peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam pembahasan Pra-Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Pra-RKPD) Tahun 2027 bersama Komisi B DPRD DKI Jakarta.
Khoirudin menilai BUMD memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi signifikan bagi keuangan daerah. Mengingat aktivitas ekonomi nasional banyak berpusat di Jakarta.
“Harapan kita BUMD menjadi tambang emas bagi PAD Jakarta,” ujar Khoirudin, Kamis (5/3).
Ia menambahkan, BUMD seharusnya mampu memanfaatkan perputaran ekonomi yang besar di ibukota untuk meningkatkan kontribusi bagi kas daerah.
“Sebagian besar aktivitas ekonomi ada di Jakarta, begitu juga peredaran uangnya,” kata dia.
Dalam kesempatan itu, DPRD juga memastikan penyusunan program oleh eksekutif tetap sejalan dengan prioritas pembangunan oleh Gubernur Pramono Anung Wibowo.
“Kita memastikan program eksekutif tidak keluar dari prioritas yang sudah ditetapkan gubernur,” tandas Khoirudin.
Selain mendorong optimalisasi kinerja BUMD, DPRD juga menekankan pentingnya pengelolaan belanja daerah secara lebih efisien dengan memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat.
“Kita fokus pada belanja kebutuhan dasar dan mandatory spending. Terutama layanan masyarakat,” ungkap dia.
Menurut Khoirudin, belanja yang tidak bersifat mendesak sebaiknya ditunda agar anggaran dapat difokuskan pada program prioritas.
“Kalau bukan kebutuhan primer dan masih bisa ditunda, sebaiknya ditunda,” tegas dia.
Ia menambahkan, prioritas belanja daerah juga diarahkan untuk menjaga keberlanjutan program pendidikan bagi masyarakat seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).
Khoirudin mengapresiasi kinerja sejumlah BUMD yang mulai menunjukkan perbaikan meski sebelumnya mengalami kerugian.
“Beberapa BUMD yang sebelumnya rugi kini mulai mencatat keuntungan. Mudah-mudahan ke depan kinerjanya semakin meningkat,” pungkas dia. (gie/df)
Produk DPRD
Berita Terbaru


