Potensi Pengusaha Lokal sebagai Penggerak Ekonomi
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rany Mauliani dan Wibi Andrino menghadiri kegiatan Rapat Pimpinan Provinsi (RAPIMPROV) II Tahun 2026 Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta.
Kegiatan itu mengusung tema ‘Pengusaha Lokal Sebagai Pilar Strategis Penggerak Ekonomi Provinsi DKI Jakarta’.
RAPIMPROV ini digelar sebagai forum konsolidasi sekaligus penguatan peran dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Wibi menekankan, peran pengusaha lokal sangat penting sebagai tulang punggung perekonomian Jakarta. Termasuk memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
“Ini adalah tema yang diambil bagaimana peran pengusaha lokal bisa upscaling, bisa membantu roda perekonomian di Jakarta,” ujar Wibi, Senin (9/3).
Saat ini, para pelaku usaha lokal dari berbagai sektor menopang struktur perekonomian Jakarta. Mulai dari usaha kecil hingga sektor usaha lainnya.
“Kita paham sekali bahwa hari ini kalau kita dalam konteks perekonomian Jakarta, backbone-nya adalah pengusaha lokal,” kata Wibi.
Penguatan sektor usaha juga menjadi bagian penting dalam menjawab tantangan pengangguran.
“Bagaimana lapangan pekerjaan menjadi sesuatu yang sangat penting untuk bisa diadakan di DKI Jakarta,” lanjut Wibi.
Melalui forum RAPIMPROV KADIN, harap dia, para pengusaha lokal dapat terus berkembang. Berkontribusi lebih besar dalam membuka peluang kerja bagi masyarakat.
“Harapan kita besar adalah para pengusaha lokal ini mampu juga bisa membuka banyak sektor lapangan pekerjaan untuk masyarakat di Jakarta,” ungkap Wibi.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rany Mauliani mengungkapkan hal senada. Ia menegaskan, DPRD berperan penting mengawal kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah daerah.
“Yang pasti DPRD seperti tugas dan fungsinya adalah mengawal, mensahkan, mengkolaborasikan, memediatori antara kadin DKI Jakarta dengan pemprov DKI Jakarta,” kata Rany.
Ia juga mengapresiasi berbagai program pelatihan oleh KADIN DKI Jakarta. Membantu mengatasi masalah pengangguran.
Upaya tersebut, lanjut Rany, merupakan langkah positif untuk meningkatkan kapasitas masyarakat yang belum memiliki pekerjaan.
“Ini sebenarnya kalau tadi kita lihat dari laporan itu cukup harus diapresiasi karena pelatihan jadi target penyelesaian untuk para pengangguran di DKI Jakarta,” tutur Rany.
KADIN DKI Jakarta, harap Rany, dapat terus berkembang. Menjadi wadah menampung aspirasi para pelaku usaha di berbagai level.
Melalui kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah daerah, dan DPRD, perekonomian Jakarta dapat terus tumbuh. Memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat
“Semoga KADIN DKI Jakarta bisa terus sukses, maju, jaya dan bisa terus mengakomodir aspirasi para pengusaha dari tingkat yang bawah sampai tingkat yang paling atas,” pungkas Rany. (gie/df)


