Persiapan BK Award 2026 May 18, 2026 1:09 pm Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI Jakarta mematangkan persiapan pelaksanaan BK Award 2026. Pembahasan melalui rapat koordinasi perdana di Ruang Rapat BK, Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (18/5). Ketua BK Yudha Permana mengatakan, merancang kegiatan itu lebih baik lagi. BK Award tidak hanya menjadi ajang apresiasi. Namun memotivasi kinerja seluruh anggota DPRD DKI Jakarta dalam menjalankan fungsi kelembagaan. “Dengan begitu, manfaatnya bisa lebih luas untuk warga Jakarta,” ujar Yudha. Ketua BK DPRD DKI Jakarta Yudha Permana. (dok.DDJP) BK Award 2026 akan mengangkat tema sustainability. Pemilihan tema itu selaras dengan kebutuhan Jakarta. Mendorong pola hidup berkelanjutan. Termasuk penguatan edukasi pengelolaan sampah. Yudha menilai, persoalan sampah masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Karena itu, BK Award 2026 akan memuat kegiatan edukatif. Membangun kesadaran masyarakat sejak dari hulu. Rangkaian BK Award 2026 akan memuat kegiatan Temu Sapa dan edukasi pengolahan sampah. Harapannya, program tersebut mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan. “DKI Jakarta harus menuntaskan persoalan sampah pada tahun ini,” tambah Yudha. Ia juga menegaskan, DPRD DKI Jakarta ingin mendorong pendekatan pengelolaan sampah secara menyeluruh. “Jadi, proses dari hulu ke hilir bisa berjalan. Edukasi kepada masyarakat berjalan, kemudian pengolahan sampah di hilir juga bisa berjalan,” pungkas Yudha. Rencananya, BK Award 2026 berlangsung di Ruang Rapat Paripurna dan ar

Badan Kehormatan (BK) DPRD  DKI Jakarta mematangkan persiapan pelaksanaan BK Award 2026. Pembahasan melalui rapat koordinasi perdana di Ruang Rapat BK, Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (18/5).

Ketua BK Yudha Permana mengatakan, merancang kegiatan itu lebih baik lagi. BK Award tidak hanya menjadi ajang apresiasi. Namun memotivasi kinerja seluruh anggota DPRD DKI Jakarta dalam menjalankan fungsi kelembagaan.

“Dengan begitu, manfaatnya bisa lebih luas untuk warga Jakarta,” ujar Yudha.

BK Award 2026 akan mengangkat tema sustainability. Pemilihan tema itu selaras dengan kebutuhan Jakarta. Mendorong pola hidup berkelanjutan. Termasuk penguatan edukasi pengelolaan sampah.

Yudha menilai, persoalan sampah masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Karena itu, BK Award 2026 akan memuat kegiatan edukatif. Membangun kesadaran masyarakat sejak dari hulu.

Rangkaian BK Award 2026 akan memuat kegiatan Temu Sapa dan edukasi pengolahan sampah. Harapannya, program tersebut mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“DKI Jakarta harus menuntaskan persoalan sampah pada tahun ini,” tambah Yudha.

Ia juga menegaskan, DPRD DKI Jakarta ingin mendorong pendekatan pengelolaan sampah secara menyeluruh.

“Jadi, proses dari hulu ke hilir bisa berjalan. Edukasi kepada masyarakat berjalan, kemudian pengolahan sampah di hilir juga bisa berjalan,” pungkas Yudha.

Rencananya, BK Award 2026 berlangsung di Ruang Rapat Paripurna dan area Gedung DPRD DKI Jakarta pada Sabtu, 12 Desember 2026. (all/df)