@dmin

KEPUTUSAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 9 TAHUN 2025 TENTANG PEMBENTUKAN PANITIA KHUSUS RANCANGAN PERATURAN DAERAH TENTANG JARINGAN UTILITAS
KEPUTUSAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 8 TAHUN 2025 TENTANG PEMBENTUKAN PANITIA KHUSUS RANCANGAN PERATURAN DAERAH TENTANG PENGELOLAAN BARANG MILIK DAERAH
KEPUTUSAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 7 TAHUN 2025 TENTANG PEMBENTUKAN PANITIA KHUSUS PERPARKIRAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
PERATURAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 1 TAHUN 2024 TENTANG TATA TERTIB
Halalbihalal Pimpinan dan Anggota DPRD Simbol Kekompakan
Sekretariat DPRD DKI Jakarta menggelar halalbihalal yang dihadiri pimpinan, anggota DPRD DKI Jakarta, gubernur, wakil gubernur, serta sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov DKI Jakarta. Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin mengatakan, halalbihalal yang digelar pasca Idulfitri sebagai simbol kekompakan. Melihat besarnya antusias Anggota DPRD DKI Jakarta yang hadir. “Saya berbahagia, bersyukur, kita kompak. Hari ini hadir hampir 100 persen. Ini pertanda kekompakan teman-teman DPRD untuk sama-sama membangun Jakarta bersama gubernur,” ujar Khoirudin, Selasa (8/4). Ia berharap, momentum halalbihalal bisa menggugurkan dosa dan prasangka buruk dapat terhapuskan dengan bersalam-salaman. “Ini simbol betapa kita semua mengikhlaskan apa yang telah terjadi, segala kekhilafan dan kekurangan. Dengan bermusafahah, pasti kita yakin segala dosa dan kesalahan akan segera gugur,” kata Khoirudin. Pada momentum itu juga, ia mengimbau seluruh anggota DPRD DKI Jakarta segera kembali menjalankan tugas dan melayani warga Jakarta setelah libur Lebaran. “Dan setelah ini kita bersama-sama komitmen untuk saling kolaborasi untuk melayani warga Jakarta,” ungkap Khoirudin. Selain itu, ia mengajak seluruh anggota DPRD DKI Jakarta untuk saling bersinergi lintas komisi membangun Jakarta sebagai kota global. “Ini momen baik, saat yang paling tepat untuk kita bersama, bergandengan tangan, berkolaborasi. Kita harus rangkul bersama untuk membangun Kota Jakarta,” tandas Khoirudin.

Sekretariat DPRD DKI Jakarta menggelar halalbihalal yang dihadiri pimpinan, anggota DPRD DKI Jakarta, gubernur, wakil gubernur, serta sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov DKI Jakarta. Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin mengatakan, halalbihalal yang digelar pasca Idulfitri sebagai simbol kekompakan. Melihat besarnya antusias Anggota DPRD DKI Jakarta yang hadir. “Saya berbahagia, bersyukur, kita kompak. Hari ini hadir hampir 100 Halalbihalal Pimpinan dan Anggota DPRD Simbol Kekompakan

Halalbihalal di Balaikota DKI Jakarta
Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin bersama wakil ketua DPRD Rany Mauliani, Ima Mahdiah, dan Basri Baco menghadiri halalbihalal di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (8/4). Acara tersebut juga diikuti Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Wakil Gubernur Rano Karno, Sekretaris Daerah Marullah Matali, seluruh jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD), serta para direktur badan usaha milik daerah (BUMD). Khoirudin menyampaikan, halalbihalal menjadi simbol saling memaafkan sekaligus memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan. Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin. (dok.DDJP) “Hari ini kami berkesempatan hadir dalam halalbihalal Lebaran di balaikota,” ujar dia. Menurut Khoirudin, momentum tersebut sebagai ajang saling mengikhlaskan. Bersalaman dan bermushafahah menjadi simbol saling memaafkan atas kesalahan, dosa, dan khilaf selama ini. Ia berharap, semangat silaturahmi pada momentum Lebaran ini dapat memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif di Jakarta. Mudah-mudahan dengan pertemuan itu, sambung Khoirudin, semangat saling memaafkan bisa memperkuat hubungan dan meningkatkan kinerja kita ke depan. “Dosa kita sudah hilang di sini, Insyaallah,” terang politisi PKS itu. Hal senada diungkapkan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rany Mauliani. Ia mengapresiasi momentum silaturahmi tersebut. Komunikasi serta kerja sama antara DPRD dan Pemprov DKI Jakarta, harap Rany, tetap terjalin baik. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rany Mauliani. (dok.DDJP) “Mudah-mudahan hubungan baik antara Pemprov DKI Jakarta dan DPRD bisa terus terjalin. Sehingga Jakarta bisa kita kawal bersama,” jelas politisi Partai Gerindra itu. “Kita harus tetap solid dan bersama-sama menghasilkan karya dan kinerja terbaik untuk masyarakat Jakarta,” tambah dia. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Basri Baco menilai antusias terhadap acara halalbihalal 2025. Ia menilai, kegiatan itu sebagai tanda positif bagi semangat kolaborasi ke depan. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Basri Baco. (dok.DDJP) “Alhamdulillah, hari ini di luar dugaan,” tutur Baco. Ia mengungkapkan, antusiasme dalam kegiatan seperti baru pertama kali terjadi. “Antrean sangat panjang, dan gubernur menyalami seluruh hadirin satu per satu,” kata Basri. Menurut dia, semangat kekeluargaan dalam acara ini harus dijaga agar dapat menjadi fondasi kerja sama yang lebih solid. Harapan dia, kegiatan tersebut bisa menjadi awal yang baik untuk kolaborasi antara eksekutif dan legislatif. “Demi membangun Jakarta yang lebih baik untuk seluruh warganya,” tutup Baco.

Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin bersama wakil ketua DPRD Rany Mauliani, Ima Mahdiah, dan Basri Baco menghadiri halalbihalal di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (8/4). Acara tersebut juga diikuti Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Wakil Gubernur Rano Karno, Sekretaris Daerah Marullah Matali, seluruh jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD), serta para direktur badan usaha milik daerah (BUMD). Khoirudin menyampaikan, halalbihalal menjadi Halalbihalal di Balaikota DKI Jakarta

Open House, Khoirudin Sambut Jajaran Sekretariat DPRD DKI Jakarta
Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin menggelar open house bagi jajaran Sekretariat DPRD DKI Jakarta di rumah dinas, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (2/4). Hari ketiga Lebaran, suasana kebersamaan terasa hangat saat Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin menyambut jajaran Sekretariat DPRD DKI Jakarta yang dipimpin Plt Sekretaris DPRD DKI Jakarta Augustinus. Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin mengatakan, acara yang dihelat dengan penuh kehangatan dan keakraban itu menjadi momentum dalam rangka mempererat silaturahmi dan membangun sinergitas yang baik antara dirinya dengan jajaran Sekretariat DPRD DKI Jakarta. “Suasana keakraban, kekeluargaan, suasana harmoni begitu kental terasa rasanya hubungan kita tidak sebatas hubungan birokrasi tapi hubungan sesama saudara merayakan Idulfitri,” ujar Khoirudin. Bagi Khoirudin, Hari Raya Idulfitri merupakan momentum saling memaafkan antarumat manusia satu sama lain. Halalbihalal tersebut juga dimanfaatkan untuk saling memaafkan pada Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. “Hari Raya saatnya kita untuk mengikhlaskan segala apa yang sudah terjadi tidak ada lagi rasa dendam,” ujar dia. Khoirudin mengungkapkan, menjadikan makanan khas Betawi yaitu uli, tape, dan semur daging, sebagai makanan kesukaan yang paling dinanti pada momentum Hari Raya Idulfitri atau Lebaran bersama keluarga. “Yang pasti uli dan tape di Betawi itu kan biasanya ada semur daging nah itu yang ga akan ketinggalan,” kata dia. Turut hadir dalam acara halalbihalal tersebut Kepala Bagian Umum Sekwan DPRD DKI Jakarta Asril Pinayungan R, Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan Sekwan DPRD DKI Jakarta Saria D.A.G Sinaga, Kepala Subbagian Tata Usaha dan Kepegawaian Sekwan DPRD DKI Jakarta Mukholik Maswi, Kepala Subbagian Perencanaan dan Anggaran Sekwan DPRD DKI Jakarta Ahmad Yuliadi, Kepala Subbagian Publikasi dan Informasi Sekwan DPRD DKI Jakarta Agus Ermanto, Kepala Subbagian Tata Usaha dan Keuangan Sekwan DPRD DKI Jakarta Dyah Suryani H. Hadir Kepala Subbagian Aspirasi dan Pengolahan Data Sekwan DPRD DKI Jakarta Rosnaeni, Kepala Subbagian Perlengkapan Sekwan DPRD DKI Jakarta Juniadi Jatnoprasetyo, Kepala Subbagian Kerja Sama dan Hubungan Antar Lembaga Sekwan DPRD DKI Jakarta Arya Angga Avisena, Kepala Subbagian Protokol Pimpinan dan Fraksi Sekwan DPRD DKI Jakarta Dudy Setiawan Ibani beserta jajaran.

Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin menggelar open house bagi jajaran Sekretariat DPRD DKI Jakarta di rumah dinas, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (2/4). Hari ketiga Lebaran, suasana kebersamaan terasa hangat saat Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin menyambut jajaran Sekretariat DPRD DKI Jakarta yang dipimpin Plt Sekretaris DPRD DKI Jakarta Augustinus. Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin mengatakan, acara yang dihelat dengan penuh Open House, Khoirudin Sambut Jajaran Sekretariat DPRD DKI Jakarta

Datang ke Jakarta, Pastikan Punya Tempat Tinggal
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rany Mauliani mengapresiasi kebijakan Pemprov DKI tidak menggelar Operasi Yustisi guna menjaring pendatang baru yang masuk ke Jakarta usai Idulfitri 2025. Namun, ia mengimbau para pendatang sudah memiliki tempat tinggal sebelum ke Jakarta. Baik tinggal bersama keluarga, kerabat, ataupun menyewa rumah. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rany Mauliani. (dok.DDJP) “Jika mau datang ke Jakarta perlu dijelaskan dahulu tempat tinggalnya di mana, siapa penanggung jawabnya, dan mau (aktivitas-Red) apa,” ujar Rany, Rabu (26/3). Tujuannya agar Jakarta tetap tertib. Tidak ada penyalahgunaan lahan kosong. Seringkali, terdapat aktivitas mendirikan bedeng atau tempat tinggal di lahan kosong. Hal itu terjadi lantaran pendatang yang masuk ke Jakarta tak memiliki tempat tinggal. Rany menyadari, Jakarta masih memiliki daya tarik yang kuat bagi warga luar kota untuk mengadu nasib. Pasalnya tak sedikit yang berhasil mendapat pekerjaan dengan upah besar di ibukota. “Jakarta harus diakui masih menjadi tempat dan harapan bagi masyarakat daerah untuk menggapai mimpi. Kalau memang sudah ada panggilan kerja, silahkan (datang),” tutur Rany. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta memprediksi jumlah pendatang pasca Idulfitri 2025 menurun dibandingkan 2024. Menurut data Dinas Dukcapil, jumlah pendatang dari luar kota yang masuk ke Jakarta tiga tahun terakhir terus menurun. Tahun 2022 ada 27. 478 orang, tahun 2023 ada 25.918 orang, dan tahun 2024 ada 16.207 orang. Sementara prediksi tahun 2025 sekitar 10 ribu sampai 15 ribu.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rany Mauliani mengapresiasi kebijakan Pemprov DKI tidak menggelar Operasi Yustisi guna menjaring pendatang baru yang masuk ke Jakarta usai Idulfitri 2025. Namun, ia mengimbau para pendatang sudah memiliki tempat tinggal sebelum ke Jakarta. Baik tinggal bersama keluarga, kerabat, ataupun menyewa rumah. “Jika mau datang ke Jakarta perlu dijelaskan dahulu tempat tinggalnya di mana, siapa penanggung Datang ke Jakarta, Pastikan Punya Tempat Tinggal

Komisi E Santuni Anak Yatim
Komisi E DPRD DKI Jakarta menggelar santunan anak yatim sekaligus buka puasa bersama di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (26/3). Acara dibuka oleh Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Muhammad Thamrin didampingi Sekretaris Komisi E Justin Adrian. Hadir anggota Komisi E. Antara lain, Abdul Aziz, Subki, Jhonny Simanjuntak, Anggi Arando Siregar, Uwais El Qoroni, Oman Rohman Rakinda, Dina Masyusin, Imamuddin, Raden Gusti Arif Yulifard, Farah Savira, Fatimah Tania Nadira Alatas, Yusuf, dan Solikhah. Thamrin menjelaskan, acara tersebut untuk membangun kebersamaan dan kedekatan anggota Komisi E dengan warga di Daerah Pemilihan (Dapil)nya. Pasalnya anak yatim yang hadir merupakan warga dari Dapil masing-masing anggota Komisi E. “Kita minta teman-teman dewan Komisi E membawa lima anak yatim dan pendampingnya. Sehingga acara ini murni kebersamaan membangun cinta dan menjadi berkah,” tutur Thamrin. Komisi E secara rutin menggelar kegiatan tersebut pada momentum Ramadan. Tak hanya anggota Komisi, namun juga oleh 106 Anggota DPRD DKI Jakarta. “Tahun depan kita akan koordinasi dengan ketua DPRD dan Sekwan supaya bisa dilakukan di ruang paripurna. Sehingga seluruh anak yatim dari 106 (dewan-Red) bisa hadir semua,” ungkap Thamrin. Hal senada juga diungkap Justin. Ia berharap acara ini bisa rutin dilakukan setiap momentum Ramadan. Harapannya, terjalin solidaritas antaranggota dan konstituen dari Dapil masing-masing. “Saya kira ini acara yang sangat bagus untuk meningkatkan guyub, solidaritas, dan kita juga bisa berbagi dengan anak-anak yang kurang beruntung di Dapil kita,” tandas Justin. Sebelum berbuka puasa, acara diisi ceramah singkat oleh bintang tamu Ramdhani Qubil atau kerap disapa Bang Madit. Hadir pula sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mitra Komisi E, yakni Plt Kepala Dinas Pendidikan Sarjoko, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Syaefuloh Hidayat, Kepala Dinas Kesehatan Ani Ruspitawati, Kepala Dinas Sosial Premi Lasari, serta jajaran Dinas Kebudayaan, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk, dan Biro Kesejahteraan Sosial.

Komisi E DPRD DKI Jakarta menggelar santunan anak yatim sekaligus buka puasa bersama di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (26/3). Acara dibuka oleh Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Muhammad Thamrin didampingi Sekretaris Komisi E Justin Adrian. Hadir anggota Komisi E. Antara lain, Abdul Aziz, Subki, Jhonny Simanjuntak, Anggi Arando Siregar, Uwais El Qoroni, Oman Rohman Rakinda, Dina Masyusin, Imamuddin, Komisi E Santuni Anak Yatim

Mitigasi Khusus Kelompok Rentan
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Kevin Wu menyoroti standar operasional prosedur (SOP) khusus dalam penanganan bencana. Terutama penanganan bagi kelompok rentan. Seperti bayi, anak-anak, ibu hamil, lanjut usia, dan penyandang disabilitas. “Kami menyayangkan kejadian yang berakibat hilangnya nyawa. Kita perlu SOP khusus penanganan bencana, terutama bagi kelompok rentan seperti bayi,” ujar dia, beberapa waktu lalu. Menurut Kevin, penanganan kelompok rentan tidak bisa disamakan dengan kelompok lainnya. Dia berbagi pengalaman ketika kunjungan lapangan. Saat itu, terdapat bayi berusia 1,5 bulan yang harus bertahan di tempat penampungan terbuka bersama pengungsi lainnya. Padahal, bayi tersebut butuh tempat khusus yang tidak terlalu panas. Pengungsian masih bercampur semua kelompok. “Hal-hal seperti ini harus diperhatikan, termasuk dalam proses evakuasinya,” jelas dia. Karena itu, Kevin mengusulkan agar penanganan bencana juga menyediakan tenda khusus bagi kelompok rentan. “Tenda ini harus dilengkapi fasilitas yang mereka butuhkan dan tidak dicampur dengan pengungsi lainnya,” tambah dia. Kevin menegaskan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta harus memprioritaskan evakuasi kelompok rentan ke fasilitas kesehatan jika diperlukan. “Mereka harus diprioritaskan agar nyawa korban bencana bisa terselamatkan,” ujar dia. Meski begitu, Kevin mengapresiasi kerja BPBD DKI Jakarta dan tim penyelamatan lainnya yang selalu sigap dalam penanganan bencana. Menurut dia, setiap bencana memiliki medan dan tantangan berbeda. Sehingga respons yang diberikan bisa beragam. Namun, SOP penanganan kelompok rentan perlu dievaluasi dan diperbaiki. Tujuannya agar tidak ada lagi korban jiwa. “Yang seharusnya bisa diselamatkan,” pungkas dia.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Kevin Wu menyoroti standar operasional prosedur (SOP) khusus dalam penanganan bencana. Terutama penanganan bagi kelompok rentan. Seperti bayi, anak-anak, ibu hamil, lanjut usia, dan penyandang disabilitas. “Kami menyayangkan kejadian yang berakibat hilangnya nyawa. Kita perlu SOP khusus penanganan bencana, terutama bagi kelompok rentan seperti bayi,” ujar dia, beberapa waktu lalu. Menurut Kevin, penanganan kelompok Mitigasi Khusus Kelompok Rentan