@dmin

Komisi C Bahas Pra-RKPD 2026
Komisi C Bahas Pra-RKPD 2026

Komisi C DPRD DKI Jakarta menggelar rapat pembahasan Pra Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) DKI Jakarta tahun 2026 di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (17/3). Rapat dipimpin Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta Dimaz Raditya didampingi Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta Sutikno dan Sekretaris Komisi C DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin. Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta Dimaz Komisi C Bahas Pra-RKPD 2026

Komisi E Soroti Penambahan Sekolah
Komisi E Soroti Penambahan Sekolah

Komisi E DPRD DKI Jakarta menggelar rapat pembahasan pra-Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 bersama Dinas Pendidikan, Senin (17/3). Dalam rapat tersebut, Sekretaris Komisi E Justin Adrian mengungkapkan berbagai permasalahan pendidikan di DKI Jakarta. Mulai dari penambahan dan renovasi sekolah termasuk SLB, penerima manfaat KJP-KJMU, implikasi MBG dan pembangunan kantin sehat, dan lain sebagainya. Terkait penambahan sekolah, khususnya Sekolah Luar Komisi E Soroti Penambahan Sekolah

Fokus Tinjau Aset Bermasalah
Fokus Tinjau Aset Bermasalah

anitia Khusus (Pansus) Aset DPRD DKI Jakarta akan meninjau dan mengawal pemanfaatan aset daerah yang dinilai masih bermasalah. Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta August Hamonangan menegaskan, banyak aset Pemprov DKI yang belum terkelola dengan baik. Bahkan beberapa di antaranya berstatus tidak jelas. DPRD DKI Jakarta akan meninjau sejumlah aset milik Pemprov DKI yang berada di luar wilayah Jakarta, seperti Fokus Tinjau Aset Bermasalah

Komisi D Gelar Pembahasan Pra RKPD
Komisi D Gelar Pembahasan Pra RKPD

Komisi D DPRD DKI Jakarta menggelar rapat kerja bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA) serta Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut), Senin (17/3).

Rapat kerja ini dalam rangka membahas Pra Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Tahun 2026 sesuai Surat Undangan Nomor 191/HM.03.00 yang telah ditandatangani Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin pada 4 Maret 2025.

Magnet Investasi
Magnet Investasi

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh menilai, ibukota memiliki potensi besar sebagai magnet investasi.

Pasalnya, Kota Jakarta memiliki penduduk mencapai 11 juta jiwa. Hal itu merupakan satu di antara potensi daya tarik investor.

Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Jakarta
Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Jakarta

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh optimistis pertumbuhan ekonomi di Jakarta 2025 hingga 2029 tumbuh 5,8 persen.

Hal itu diungkapkan Nova usai menghadiri acara Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025-2029 di Ruang Pola Benyamin Sueb Grha Ali Sadikin, Gedung Balaikota DKI Jakarta.

Penguatan Wawasan Kebangsaan
Penguatan Wawasan Kebangsaan

Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin audiensi dengan Gubernur Lemhanas RI, Ace Hasan Syadzily, di Gedung Tri Gatra Lemhanas, Kamis (13/1). Pertemuan itu membahas penguatan wawasan kebangsaan bagi para pemimpin daerah.

Termasuk, arah pembangunan Jakarta pasca ditetapkannya sebagai kota global dalam Undang-Undang No. 2 Tahun 2024.

Bidik Penyerahan Fasos Fasum
Bidik Penyerahan Fasos Fasum

Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) difokuskan dapat merevisi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 97 Tahun 2021 tentang Penyelesaian Pemenuhan Kewajiban Prasarana dan Sarana di Kawasan Perumahan dan Permukiman.

Butuh Sinergi Atasi Banjir
Butuh Sinergi Atasi Banjir

Luapan Sungai Ciliwung menyebabkan banjir di beberapa wilayah Jakarta pada Senin (3/3). Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, sebanyak 28 Rukun Tetangga (RT) dari sembilan kelurahan terendam banjir.

Budaya Betawi sebagai Identitas Kota Jakarta
Budaya Betawi sebagai Identitas Kota Jakarta

Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Justin Adrian mendorong pemerintah provinsi (Pemprov) melalui Dinas Kebudayaan agar terus mengenalkan Budaya Betawi kepada generasi penerus. Dengan cara tersebut, membentuk masyarakat dari asimilasi budaya luar. Seperti, Cina Eropa, Portugis, dan Arab yang melahirkan identitas yang khas dan kuat. Menurut Justin, Budaya Betawi sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat asli Jakarta. Karena itu, budaya Budaya Betawi sebagai Identitas Kota Jakarta